YOGYAKARTA – Dalam rangka menyambut perayaan Hari Jadi ke-271 Daerah Istimewa Yogyakarta, Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pembiayaan Pembangunan (PIWP2) Setda DIY turut serta merayakan keagungan budaya melalui partisipasi dalam Lomba Busana Jawa Gagrak Ngayogyakarta.

Kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu (01/04) bertempat di Bangsal Wiyoto Projo, Kompleks Kepatihan ini, menjadi ajang bagi para pegawai di lingkungan Pemda DIY untuk menampilkan keanggunan dan kedisiplinan dalam berbusana tradisional sesuai pakem.

Manifestasi Kebanggaan Identitas Mataram

Keikutsertaan Biro PIWP2 dalam kompetisi ini bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan wujud nyata kebanggaan dan komitmen instansi dalam menjaga warisan leluhur. Setiap detail busana yang dikenakan—mulai dari wiru kain batik, lonthong, hingga keris dan blangkon—adalah simbol identitas tanah Mataram yang istimewa.

“Partisipasi ini merupakan manifestasi dari semangat melestarikan budaya adiluhung agar tetap hidup di tengah arus zaman yang terus bergerak,” sebagaimana semangat yang diusung oleh tim Biro PIWP2 dalam acara tersebut.

Membangun Infrastruktur dengan Akar Tradisi

Bagi Biro PIWP2, mengenakan Busana Jawa Gagrak Ngayogyakarta adalah cara merawat memori kolektif bangsa. Hal ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah pembangunan fisik dan perencanaan wilayah yang dilakukan di Yogyakarta harus tetap memiliki akar yang kuat pada nilai-nilai tradisi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan:

  • Internalisasi Budaya: ASN tidak hanya bekerja secara profesional, tetapi juga memiliki kedekatan emosional dengan akar budayanya.
  • Pelestarian Pakem: Mengedukasi kembali mengenai tata cara penggunaan busana tradisional yang benar dan sesuai aturan (unyer-unyer).
  • Solidaritas Instansi: Mempererat kebersamaan antarpegawai melalui kegiatan yang bernuansa kultural.

Dengan semangat Hari Jadi ke-271 DIY, Biro PIWP2 berkomitmen untuk terus melangkah maju membawa modernitas bagi Yogyakarta tanpa sedikit pun meninggalkan keluhuran budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Apr 23, 2026 - Posted by admin -

Comments are closed.