BANTUL – Keunikan bentang alam Yogyakarta kembali menjadi fokus perhatian dalam upaya pelestarian warisan bumi. Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pembiayaan Pembangunan (PIWP2) Setda DIY melaksanakan kunjungan lapangan ke Geosite Lava Purba Mangunan, Dlingo, Bantul. Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memantau kesiapan infrastruktur di kawasan Geopark Jogja.

Sebagai situs yang menyimpan rekam jejak aktivitas vulkanik jutaan tahun silam, Lava Purba Mangunan memiliki nilai ilmiah dan sejarah geologi yang sangat tinggi, sehingga memerlukan tata kelola infrastruktur yang spesifik dan terencana.

Sinkronisasi Data Lapangan dan Perencanaan Strategis

Peninjauan kali ini difokuskan pada pengamatan kondisi aksesibilitas serta fasilitas pendukung di sekitar area batuan beku tersebut. Konteks tinjauan ini menjadi sangat penting untuk menyinkronkan data faktual di lapangan dengan perencanaan strategis pembangunan wilayah yang berbasis lingkungan.

Biro PIWP2 memastikan bahwa setiap pembangunan fisik di sekitar geosite tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi juga tetap menjaga keutuhan formasi batuan purba dari potensi kerusakan. Optimalisasi tata kelola ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat dokumen kesiapan Geopark Jogja menuju status UNESCO Global Geopark (UGGp).

Pusat Edukasi dan Ekonomi Berkelanjutan

Melalui pengawasan rutin terhadap infrastruktur pendukung, diharapkan Geosite Lava Purba Mangunan dapat terus berfungsi secara optimal sebagai:

  • Pusat Edukasi: Menjadi laboratorium alam bagi pelajar dan peneliti untuk mempelajari sejarah vulkanisme di Pulau Jawa.

  • Pariwisata Berkelanjutan: Menawarkan pengalaman wisata yang berkualitas dengan tetap mengedepankan aspek konservasi.

  • Penggerak Ekonomi: Memberikan dampak ekonomi positif yang berkelanjutan bagi masyarakat lokal di kawasan Dlingo dan sekitarnya.

Menuju Standar Global

Keberhasilan pengelolaan Geosite Lava Purba Mangunan akan menjadi salah satu representasi kesiapan Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mengelola warisan dunia. Dengan koordinasi yang kuat antara aspek teknis pembangunan dan pilar konservasi, Biro PIWP2 terus mengawal agar kekayaan alam ini tetap lestari dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Apr 23, 2026 - Posted by admin -

Comments are closed.