
BOJONEGORO – Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pembiayaan Pembangunan (PIWP2) Setda DIY melaksanakan kunjungan kerja teknis strategis ke kawasan Khayangan Api, Bojonegoro. Peninjauan ini difokuskan pada pengkajian tata kelola infrastruktur di kawasan yang memiliki fenomena geologi unik, yaitu api abadi yang bersumber dari gas alam bumi.
Kunjungan ini bertujuan untuk membedah integrasi antara pembangunan fasilitas publik dengan upaya pelestarian ekosistem gas alam, guna memastikan aksesibilitas wisatawan tetap selaras dengan keamanan struktur geologi.
Harmonisasi Fasilitas Publik dan Konservasi Geologi
Fokus utama dari studi lapangan ini adalah mempelajari bagaimana infrastruktur pendukung pariwisata dikembangkan tanpa mengganggu stabilitas fenomena geologi di area tersebut. Bagi Biro PIWP2, aspek keamanan struktur dan pelestarian sumber daya alam merupakan prioritas dalam merumuskan skema pembiayaan infrastruktur berkelanjutan.
“Peninjauan ini bertujuan untuk membedah bagaimana aksesibilitas wisatawan dapat dikembangkan tanpa mengganggu stabilitas struktur geologi,” sebagaimana ditekankan dalam koordinasi teknis tersebut.
Penguatan Standar Menuju UNESCO Global Geopark (UGGp)
Data dan informasi teknis yang diperoleh dari Khayangan Api akan dijadikan referensi penting dalam penguatan standar manajemen infrastruktur di kawasan Geopark Jogja. Langkah ini merupakan bagian dari upaya persiapan teknis Pemda DIY dalam memenuhi standar internasional menuju status UNESCO Global Geopark (UGGp).
Melalui studi komparasi ini, Biro PIWP2 berupaya mengoptimalkan:
-
Perencanaan Fisik: Merancang bangunan yang ramah terhadap fenomena geologi spesifik.
-
Manajemen Infrastruktur: Meningkatkan standar keamanan dan kenyamanan pengunjung di kawasan geosite sensitif.
-
Skema Pembiayaan: Merumuskan pembiayaan pembangunan yang mendukung konservasi lingkungan jangka panjang.
Komitmen Pembangunan Berkelanjutan di DIY
Studi komparasi ke berbagai geosite unggulan di Indonesia, termasuk Khayangan Api, menjadi bukti komitmen Biro PIWP2 dalam memastikan setiap pembangunan fisik di Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki fondasi ilmiah dan ekologis yang kuat.
Dengan mengadopsi praktik terbaik dari wilayah lain, Biro PIWP2 optimis dapat mengakselerasi pengembangan Geopark Jogja sebagai warisan dunia yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian bumi.



