YOGYAKARTA – Dalam rangka mengoptimalkan tata kelola pemerintahan yang berbasis data, Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah dan Pembiayaan Pembangunan (PIWP2) Setda DIY menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) koordinasi lintas sektor. Acara ini bertujuan untuk menyelaraskan data capaian kinerja dari berbagai sektor guna menghasilkan gambaran pembangunan daerah yang komprehensif dan akurat.

Sebagai penyelenggara, Biro PIWP2 memfasilitasi pertemuan strategis yang dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi penting, antara lain:

  • Baperida (Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah).

  • Biro Tata Pemerintahan (Tapem).

  • Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra).

  • Biro Perekonomian dan SDA.

  • Biro Organisasi.

Verifikasi Indikator dan Pemetaan Kendala

Fokus utama yang diusung oleh Biro PIWP2 dalam FGD ini adalah verifikasi terhadap Indikator Kinerja Utama (IKU) serta identifikasi kendala teknis yang muncul selama pelaksanaan program pada tahun anggaran berjalan. Melalui koordinasi ini, setiap hambatan—baik di level administratif maupun di lapangan—dipetakan secara mendetail.

Pemetaan ini sangat penting bagi Biro PIWP2 untuk menyusun rekomendasi kebijakan yang lebih presisi dan efektif bagi pembangunan di Daerah Istimewa Yogyakarta ke depan.

Instrumen Monitoring dan Keberlanjutan Pembangunan

Dokumen evaluasi yang disusun melalui forum ini nantinya akan menjadi instrumen monitoring vital bagi pimpinan daerah. Hal ini merupakan bagian dari komitmen Biro PIWP2 dalam menjaga akuntabilitas dan memastikan keberlanjutan setiap program pembangunan agar tetap selaras dengan kebutuhan masyarakat.

Sinergi lintas biro yang diinisiasi oleh Biro PIWP2 ini membuktikan bahwa nuansa kerja di lingkungan Pemda DIY senantiasa mengedepankan kolaborasi yang produktif demi mencapai target pembangunan yang maksimal.

Mar 25, 2026 - Posted by admin -

Comments are closed.