{"id":4316,"date":"2026-04-23T03:27:54","date_gmt":"2026-04-23T03:27:54","guid":{"rendered":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/?p=4316"},"modified":"2026-04-23T03:27:54","modified_gmt":"2026-04-23T03:27:54","slug":"menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/","title":{"rendered":"Menelusuri Jejak 56 Juta Tahun: Sinergi Kawan GNFI dan Geopark Jogja di Lava Bantal Berbah"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-4317\" src=\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot-2026-04-23-at-10.27.12-AM.png\" alt=\"\" width=\"546\" height=\"669\" srcset=\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot-2026-04-23-at-10.27.12-AM.png 546w, https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot-2026-04-23-at-10.27.12-AM-245x300.png 245w\" sizes=\"auto, (max-width: 546px) 100vw, 546px\" \/><\/p>\n<p data-path-to-node=\"3\"><b data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"0\">SLEMAN<\/b> \u2013 Bagaimana cara terbaik memahami sejarah Yogyakarta dari puluhan juta tahun lalu? Jawabannya bukan hanya melalui lembaran buku, melainkan dengan melihat langsung jejaknya di alam. Prinsip inilah yang mendasari kolaborasi antara <b data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"236\">Kawan GNFI<\/b> dan <b data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"251\">Geopark Jogja<\/b> dalam agenda bertajuk <b data-path-to-node=\"3\" data-index-in-node=\"287\">\u201cJelajah Lava Bantal Berbah\u201d<\/b> yang sukses dilaksanakan di Kabupaten Sleman.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"4\">Acara ini berfokus pada satu titik krusial dalam sejarah kebumian Nusantara: <b data-path-to-node=\"4\" data-index-in-node=\"77\">Lava Bantal Berbah<\/b>. Bukan sekadar tumpukan batuan di tepian sungai, situs ini merupakan saksi bisu peristiwa erupsi gunung api bawah laut yang terjadi sekitar 56 juta tahun silam pada periode Eosen.<\/p>\n<h3 data-path-to-node=\"5\">Rangkaian Edukasi Berbasis Pengalaman<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"6\">Agar pesan pelestarian tersampaikan dengan efektif, rangkaian acara disusun sedemikian rupa agar peserta dapat terlibat secara aktif melalui berbagai aktivitas:<\/p>\n<ul data-path-to-node=\"7\">\n<li>\n<p data-path-to-node=\"7,0,0\"><b data-path-to-node=\"7,0,0\" data-index-in-node=\"0\">Observasi Lapangan (Field Trip):<\/b> Peserta diajak mengamati langsung tekstur dan bentuk batuan <i data-path-to-node=\"7,0,0\" data-index-in-node=\"93\">pillow lava<\/i> di aliran Kali Opak. Dalam sesi ini, dijelaskan bagaimana lava panas yang bertemu air laut membeku secara mendadak hingga membentuk morfologi unik menyerupai tumpukan bantal.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"7,1,0\"><b data-path-to-node=\"7,1,0\" data-index-in-node=\"0\">Bincang Geopark:<\/b> Suasana santai di lapangan berubah menjadi forum berbagi ilmu yang hangat. Fokus diskusi adalah peran generasi muda, khususnya melalui wadah seperti <b data-path-to-node=\"7,1,0\" data-index-in-node=\"166\">Jogja Geopark Youth Forum<\/b>, dalam menjaga situs-situs geologi yang telah diakui secara nasional maupun internasional.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p data-path-to-node=\"7,2,0\"><b data-path-to-node=\"7,2,0\" data-index-in-node=\"0\">Aksi Kreatif (Geo &amp; Writing Challenge):<\/b> Melalui tantangan ini, peserta didorong untuk mempraktikkan ilmu yang didapat dan menuangkannya ke dalam narasi tulisan serta konten kreatif agar informasi mengenai pentingnya warisan geologi dapat tersebar lebih luas ke masyarakat umum.<\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n<h3 data-path-to-node=\"8\">Mengubah Paradigma Wisata Foto<\/h3>\n<p data-path-to-node=\"9\">Seringkali, situs bersejarah hanya dianggap sebagai objek wisata swafoto semata. Padahal, setiap lekukan batu di Berbah menyimpan narasi besar tentang asal-usul tanah Yogyakarta. Melalui kegiatan ini, peserta diajak menyadari bahwa setiap elemen geodiversitas memiliki nilai ilmiah yang tidak ternilai harganya.<\/p>\n<p data-path-to-node=\"10\">Sinergi antara Kawan GNFI, Geopark Jogja, dan komunitas muda diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif. Kelestarian lingkungan dan sejarah geologi ini harus tetap dijaga agar identitas alam Yogyakarta tetap utuh dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.<\/p>\n<hr data-path-to-node=\"11\">\n<h3 data-path-to-node=\"12\">&nbsp;<\/h3>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SLEMAN \u2013 Bagaimana cara terbaik memahami sejarah Yogyakarta dari puluhan juta tahun lalu? Jawabannya bukan hanya melalui lembaran buku, melainkan dengan melihat langsung jejaknya di alam. Prinsip inilah yang mendasari kolaborasi antara Kawan GNFI dan Geopark Jogja dalam agenda bertajuk \u201cJelajah Lava Bantal Berbah\u201d yang sukses dilaksanakan di Kabupaten Sleman. Acara ini berfokus pada satu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4317,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ngg_post_thumbnail":0,"footnotes":""},"categories":[29],"tags":[],"class_list":["post-4316","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v21.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Menelusuri Jejak 56 Juta Tahun: Sinergi Kawan GNFI dan Geopark Jogja di Lava Bantal Berbah - Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"SLEMAN \u2013 Bagaimana cara terbaik memahami sejarah Yogyakarta dari puluhan juta tahun lalu? Jawabannya bukan hanya melalui lembaran buku, melainkan dengan melihat langsung jejaknya di alam. Prinsip inilah yang mendasari kolaborasi antara Kawan GNFI dan Geopark Jogja dalam agenda bertajuk \u201cJelajah Lava Bantal Berbah\u201d yang sukses dilaksanakan di Kabupaten Sleman.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Menelusuri Jejak 56 Juta Tahun: Sinergi Kawan GNFI dan Geopark Jogja di Lava Bantal Berbah - Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"SLEMAN \u2013 Bagaimana cara terbaik memahami sejarah Yogyakarta dari puluhan juta tahun lalu? Jawabannya bukan hanya melalui lembaran buku, melainkan dengan melihat langsung jejaknya di alam. Prinsip inilah yang mendasari kolaborasi antara Kawan GNFI dan Geopark Jogja dalam agenda bertajuk \u201cJelajah Lava Bantal Berbah\u201d yang sukses dilaksanakan di Kabupaten Sleman.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-04-23T03:27:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot-2026-04-23-at-10.27.12-AM.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"546\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"669\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#\/schema\/person\/723628dac17831db85ff3b23f15fb29b\"},\"headline\":\"Menelusuri Jejak 56 Juta Tahun: Sinergi Kawan GNFI dan Geopark Jogja di Lava Bantal Berbah\",\"datePublished\":\"2026-04-23T03:27:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-23T03:27:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/\"},\"wordCount\":323,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#organization\"},\"articleSection\":[\"Berita\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/\",\"url\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/\",\"name\":\"Menelusuri Jejak 56 Juta Tahun: Sinergi Kawan GNFI dan Geopark Jogja di Lava Bantal Berbah - Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2026-04-23T03:27:54+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-23T03:27:54+00:00\",\"description\":\"SLEMAN \u2013 Bagaimana cara terbaik memahami sejarah Yogyakarta dari puluhan juta tahun lalu? Jawabannya bukan hanya melalui lembaran buku, melainkan dengan melihat langsung jejaknya di alam. Prinsip inilah yang mendasari kolaborasi antara Kawan GNFI dan Geopark Jogja dalam agenda bertajuk \u201cJelajah Lava Bantal Berbah\u201d yang sukses dilaksanakan di Kabupaten Sleman.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Menelusuri Jejak 56 Juta Tahun: Sinergi Kawan GNFI dan Geopark Jogja di Lava Bantal Berbah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/\",\"name\":\"Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan\",\"description\":\"Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#organization\",\"name\":\"Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan\",\"url\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-new.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-new.png\",\"width\":197,\"height\":255,\"caption\":\"Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#\/schema\/person\/723628dac17831db85ff3b23f15fb29b\",\"name\":\"admin\",\"sameAs\":[\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\"],\"url\":\"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/author\/adminbiropiwpp\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Menelusuri Jejak 56 Juta Tahun: Sinergi Kawan GNFI dan Geopark Jogja di Lava Bantal Berbah - Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan","description":"SLEMAN \u2013 Bagaimana cara terbaik memahami sejarah Yogyakarta dari puluhan juta tahun lalu? Jawabannya bukan hanya melalui lembaran buku, melainkan dengan melihat langsung jejaknya di alam. Prinsip inilah yang mendasari kolaborasi antara Kawan GNFI dan Geopark Jogja dalam agenda bertajuk \u201cJelajah Lava Bantal Berbah\u201d yang sukses dilaksanakan di Kabupaten Sleman.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Menelusuri Jejak 56 Juta Tahun: Sinergi Kawan GNFI dan Geopark Jogja di Lava Bantal Berbah - Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan","og_description":"SLEMAN \u2013 Bagaimana cara terbaik memahami sejarah Yogyakarta dari puluhan juta tahun lalu? Jawabannya bukan hanya melalui lembaran buku, melainkan dengan melihat langsung jejaknya di alam. Prinsip inilah yang mendasari kolaborasi antara Kawan GNFI dan Geopark Jogja dalam agenda bertajuk \u201cJelajah Lava Bantal Berbah\u201d yang sukses dilaksanakan di Kabupaten Sleman.","og_url":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/","og_site_name":"Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan","article_published_time":"2026-04-23T03:27:54+00:00","og_image":[{"width":546,"height":669,"url":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/Screenshot-2026-04-23-at-10.27.12-AM.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"2 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#\/schema\/person\/723628dac17831db85ff3b23f15fb29b"},"headline":"Menelusuri Jejak 56 Juta Tahun: Sinergi Kawan GNFI dan Geopark Jogja di Lava Bantal Berbah","datePublished":"2026-04-23T03:27:54+00:00","dateModified":"2026-04-23T03:27:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/"},"wordCount":323,"publisher":{"@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#organization"},"articleSection":["Berita"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/","url":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/","name":"Menelusuri Jejak 56 Juta Tahun: Sinergi Kawan GNFI dan Geopark Jogja di Lava Bantal Berbah - Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#website"},"datePublished":"2026-04-23T03:27:54+00:00","dateModified":"2026-04-23T03:27:54+00:00","description":"SLEMAN \u2013 Bagaimana cara terbaik memahami sejarah Yogyakarta dari puluhan juta tahun lalu? Jawabannya bukan hanya melalui lembaran buku, melainkan dengan melihat langsung jejaknya di alam. Prinsip inilah yang mendasari kolaborasi antara Kawan GNFI dan Geopark Jogja dalam agenda bertajuk \u201cJelajah Lava Bantal Berbah\u201d yang sukses dilaksanakan di Kabupaten Sleman.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/2026\/04\/23\/menelusuri-jejak-56-juta-tahun-sinergi-kawan-gnfi-dan-geopark-jogja-di-lava-bantal-berbah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Menelusuri Jejak 56 Juta Tahun: Sinergi Kawan GNFI dan Geopark Jogja di Lava Bantal Berbah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#website","url":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/","name":"Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan","description":"Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan","publisher":{"@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#organization","name":"Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan","url":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-new.png","contentUrl":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/logo-new.png","width":197,"height":255,"caption":"Biro Pengembangan Infrastruktur Wilayah Dan Pembiayaan Pembangunan"},"image":{"@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/#\/schema\/person\/723628dac17831db85ff3b23f15fb29b","name":"admin","sameAs":["https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id"],"url":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/author\/adminbiropiwpp\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4316","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4316"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4316\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4318,"href":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4316\/revisions\/4318"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4317"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4316"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4316"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/biropiwpp.jogjaprov.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4316"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}